Stressed? Write more, express more, and blog often

July 22nd, 2008 by ican96

In february, the Oncologist, an international peer-review journal for practising oncologist and hematologist, issued an article about a study reports that cancer patients who engaged in expressive writings just before treatment felt  better mentally and physically as compared with those who did not. Self - medication may be the reason blogging has taken off. Writers and Scientists have long known about the therapeutic benefits of writing about personal feelings, thoughts and experiences. Expressive writing can serve as a stress-coping mechanism. And Don’t be surprised if it produces many physiological benefits. Researchers report that it improves memory and sleep, and even speeds healing after surgery. Someoneusingspecially

Alice Flaherty, a neuroscientist from Massachusetts General Hospital and Harvard University mentions the placebo theory of suffering is one window through which to view blogging. As social creatures, humans have range of pain-related behaviors, such as complaining, which acts as a placebo for getting satisfied. Blogging about stressful experiences might work similarly.  Scientists now hope to explore the neurological underpinnings at play, especially considering the explosion of blogs.

Studies on hypergraphia (an uncontrollable urge to write) and writer’s block are models to explain the drive behind this mode of communication. For example, people with mania often talk too much. It is believed that something in brain’s limbic system is boosting the desire to communicate. Limbic system is located mainly in the midbrain. It controls our drives, whether they are related to appetite, food, problem solving or even to sex. Study shows that blogging might trigger dopamine release, similar to stimulants like musics, looking at paintings or jogging. The frontal and temporal lobes which govern speech may also involve in. For example, people with Wernicke’s aphasia speak excessively and loss of language comprehension. They often speak in gibberish but often write constantly. Activity in this area could foster the urge to blog.

Recent functional magnetic resonance imaging studies by a team of University of Texas at Austion led by James Pennebaker, reveals  that brain lights up differently before, during and after writing. However, they remain skeptical about the results because of hard to duplicate and quantify. Most likely, writing activates a cluster of neurological pathways. And the team is continuing to investigate the link between expressive writing and biological changes, such as improved sleep.

Some hosipitals have started hosting patient-authored blogs on their website as the therapeutic values are more recognized. Unlike a bedside journal, blogging offers the added benefit of receptive readers in similar situations. Blogging undoubtedly affords similar benefits to expressive writing. Individuals are connecting to one another and witnessing each other’s expressions, as the basis for forming a community.

so, write more, express more and blog often!

Torture Kumis, cara jitu membonding bibir Chincha Laura

June 24th, 2008 by ican96

ini judulnya penyiksaan alias TORTURE. bole juga disebut sado kalo anda
suka. Dalam kasus saya, tukang siksa nya adalah tante Iyu dan Tante
Nobi yang memang berpengalaman dalam mencabut rambut. Just try it at
home. Enak Gila. Caranya gampang:

P3120002

1. Beli plester untuk mencabut
rambut. makin banyak lem nya makin bagus sebab korban anda akan makin
tersiksa. Jika perlu, bisa anda tambahkan sendiri lem Aica Aibon, atau
Lem Uhu. Tapi ingat, jangan terlalu banyak, bisa bisa anda tripping
menghirup terlalu banyak bau lem.

2. Calon korban harus lah
laki-laki, usahakan berkumis sedikit tebal. Kumis yang terlalu tipis
akan membuat sensasi siksaan tidak terlalu parah. Jika terlalu tebal
kumis akan sulit tercabut. Sebenarnya, bisa juga wanita, asal berkumis
sedikit tebal..

3. Tempelkan plester ke bagian dimana kumis tumbuh. Jangan ke gigi anda.

P3120003_3

 

4. Cabut plester dengan sekeras-keras mungkin, dalam satu kali sentakan.

5. Yippieee… korban anda akan menjerit menahan rasa sakit.. tapi,
enaakk gilaaa. Jika sang korban tertawa senang, yakin lah anda, bahwa
sang korban pasti penganut sekte sado.

6. Jangan lupa, saat
melakukan ini, ajaklah teman anda sebanyak mungkin. Sebab jika anda
melakukannya sendiri, tidak ada yang akan mentertawakan anda. Kalau
anda tertawa sendiri, itu berarti, anda GILA… hahahahaaha

 

7. Setelah acara penyiksaan selesai, bisa anda suguhkan tahu bunting ke korban
anda. Mungkin akan terasa beda saat mengunyah.

P3120007

 

Disclaimer: Cara ini merupakan cara yang jitu untuk membonding bibirnya Cincha Laura.. biar semachinn chhapheeekk…becheeekkkk becheekk..bonding becheekk..

SELAMAT MENCOBA

hey, it’s platinum, not white gold!

April 30th, 2008 by ican96
Beberapa waktu yang lalu, saya membaca sebuah artikel yang membahas tentang platinum. Tulisan itu sendiri, walaupun menarik,hanya membahas dari sisi ekonomis platinum. Ada beberapa fakta yang salah. Sayang sekali, sang penulis tidak mencoba untuk mengecek beberapa data yang beliau paparkan. Benarkah platinum selalu disebut Emas putih? Dan apa yang membuat Platinum menjadi sangat berharga? Mungkin tulisan ini bisa menjadi pelengkap dan bahan pertimbangan buat anda yang ingin membeli perhiasan platinum.

 

 

Pendahuluan

 

Phot0013a_2

Platinum ditemukan untuk pertama kalinya oleh Antonio de Ulloa pada tahun 1735, di Amerika Selatan, jadi bukan oleh seorang geologist Jerman, seperti ditulis sebelumnya. Nama platinum sendiri berasal dari bahasa spanyol, yaitu platina yang berarti “little silver“. Platinum selalu ditemukan bersama-sama logam lainnya, seperti iridium, osmium, palladium dan rhodium. Logam-logam ini, di dalam tabel Elemen, termasuk dalam golongan Platinum Group metals (PGMs). Emas dan perak pun termasuk dalam golongan ini. Jadi platinum bukan hanya nama salah satu logam golongan ini tetapi juga nama untuk golongan logam mulia ini. Namun, yang akan kita bahas disini adalah platinum, salah satu logam dari grup logam mulia ini.

 

Report_on_platinum Di antara logam golongan ini, Platinum memiliki kepadatan nomor tiga setelah Iridium dan Osmium. Kira-kira 12% lebih padat dibanding emas untuk per 1g/cm3. Logam golongan ini merupakan golongan logam terlangka yang bisa ditemukan di lapisan bumi. Sekitar 2-10 ton bijih besi diperlukan untuk mendapatkan 1 ounce Platinum murni.

Saat ini, hampir 50% penggunaan Platinum adalah untuk pembuatan perhiasan. 20% untuk kepentingan industri. Afrika selatan merupakan penghasil platinum terbesar di dunia. Sekitar ¾ platinum dunia berasal dari negeri Nelson Mandela ini. Rusia adalah penghasil nomor dua, diikuti oleh Amerika sebagai produsen ketiga.

Perbandingan sifat-sifat bahan antara logam-logam yang termasuk dalam kelompok PGMs ini dapat dilihat di tabel berikut.


Tabel

dari tabel ini, bisa dilihat bahwa emas bukanlah logam terbaik di kelompok PGMs ini.

Saya yakin, banyak dari anda yang merupakan pencinta perhiasan. Ada baiknya untuk tahu, apakah benar, platinum disebut sebagai Emas putih? ayo, baiknya kita membahas tentang emas terlebih dahulu.

 

Emas sebagai perhiasan

Apa beda antara emas kuning dan emas putih?, samakah emas putih dan platinum?

 

Emas merupakan elemen kimia dengan nomor atom 79 yang memiliki symbol Au, berasal dari bahasa latin, Aurum yang artinya bersinar terang. Emas murni berwarna kuning mengkilat, sering disebut fine gold. Emas murni lebih lembut dibanding perak namun lebih keras dari timah. Ini bisa kita lihat pada tabel 1, dimana nilai tingkat kekerasan (Vickers hardness*1) emas merupakan yang terkecil diantara logam golongan PGMs. Untuk alasan inilah, jarang sekali ditemukan emas murni yang dijadikan sebagai perhiasan. Alasannya simple, it’s just too soft.

Penambahan logam-logam lain ke dalam emas murni bertujuan untuk meningkatkan tingkat kekerasan emas. Logam yang dipilih tentunya yang tidak akan mengubah kilau emas secara dramatis dan tentunya tidak membuat emas menjadi rapuh. Sebagai contoh, jika emas murni dicampur dengan logam indium, warna emas berubah menjadi ke-ungu-an dan mengubah sifat kekerasan bahan emas layaknya gelas. Sedikit tekanan, maka emas akan pecah layaknya sebuah gelas.

 

Tingkat kemurnian emas, disebut Karat. Nilai tertinggi untuk karat adalah 24. Sebagai contoh:

24 Karat Emas merupakan 24/24 emas, atau 100% Emas murni

18 Karat Emas merupakan 18/24 emas, atau 75%  Emas dan 25% logam campuran lain

14 Karat Emas merupakan 14/24 emas, atau 58.33% Emas  dan 41.67% logam lain.

 

Untuk membuat sebuah perhiasan, harus ada keseimbangan antara emas murni dan logam campurannya. Karena alasan teknik pembuatan dan keindahan, emas 18 karat lah yang paling banyak beredar di pasaran. 

 

Sekarang, ayo kita bahas logam campuran dalam emas.

Ada beberapa logam yang lazim ditambahkan ke emas murni. Tembaga (copper), perak (Ag), Zinc (tetap menggunakan istilah inggrisnya, sebab Seng atau besi bukan terjemahan yang tepat), Nikel dan palladium. Penambahan logam lain ke dalam emas murni akan mengubah warna dan kilauan emas. 

 

Emas murni dicampur tembaga akan menghasilkan efek visual warna merah. 

Emas murni dicampur perak akan menghasilkan efek visual warna hijau.

Emas murni dicampur nikel akan menghasilkan efek visual warna putih.

Emas murni dicampur palladium akan menghasilkan efek visual warna putih (juga) 

 

Di pasaran, emas putih campuran emas murni dan nikel adalah lebih lazim dibanding emas putih campuran emas murni dan palladium, karena harganya lebih murah. Mencampur emas dengan palladium tidak begitu diminati, mengingat, palladium jauh lebih mahal dibanding emas. 

Seorang ahli/pembuat perhiasan menggunakan sifat campuran ini untuk membuat perhiasan emas. Sebagai contoh: 

 

Emas kuning 18K dan 14K merupakan campuran emas murni dan tembaga, perak dan zinc. 

Emas putih 18K dan 14K merupakan campuran emas murni dan tembaga, nikel dan zinc.

 

 

Jadi, menjawab pertanyaan kita, apa beda antara emas kuning dan emas putih? Dan samakah emas putih dan platinum?

Jawabnya singkat, emas kuning, adalah emas yang dicampur dengan bahan utama perak sedangkan emas putih adalah emas yang dicampur dengan bahan utama nikel. Karena sifat dan harga yang berbeda inilah, lazimnya emas putih lebih murah dibanding emas kuning. Mungkin, ini dapat menjawab pertanyaan seorang pembaca, yang bertanya, mengapa si pemilik toko perhiasan tidak mau menerima/membeli kembali emas putih dari kostumer.

 

Singkat cerita,

  1. Apakah emas putih dan emas kuning merupakan logam yang berbeda? Jawabnya TIDAK.      
  2. Apakah emas putih dan emas kunig merupakan emas yang berbeda? Jawabnya BENAR. Mereka sama sama emas, namun berbeda dalam hal logam yang dicampurkan.
  3. Emas putih bukanlah PLATINUM. Ini adalah anggapan yang salah dan kemungkinan cuma ada di indonesia. Sayangnya, anggapan yang salah ini terpelihara. Sekali lagi, emas putih tidaklah sama dengan Platinum.

 

Terus terang, tidak perlu menjadi bagian kaum elite untuk mengetahui bahwa emas putih bukanlah platinum. Hanya perlu sebuah buku kimia dasar kelas 1 SMA, buka saja bagian elektroplating atau elektrolysis. Jika malas, tinggal tanya Oom Google, ketik: apakah emas putih sama dengan platinum (akan lebih menolong jika anda ketik dalam bahasa inggris). Jawabnya, pasti TIDAK. Di lab tempat saya bekerja, dari semua orang yang saya tanya, semua mengatakan bahwa emas putih (white gold) bukanlah platinum. Saya teringat dengan praktikum kimia electroplating beberapa tahun yang lalu saat saya masih duduk di kelas 1 SMA. Saat teman saya menambahkan nikel terlalu banyak ke sebuah cincin emas, sang guru pun mendelik kesal, karena cincin emas miliknya, yang menjadi bahan percobaan, berubah warna. Tentu, dengan proses elektrolysis pun (ingat tukang sepuh), kita bisa mengembalikan warna emas seperti semula. Karena inilah, sejak dulu yang saya tahu bahwa emas putih bukanlah platinum.

Jadi, buat anda, ada baiknya, jika anda pergi ke toko perhiasan dan ingin membeli perhiasan platinum, lebih baik menyebut platinum secara eksplisit. Jangan sebut white gold, jika anda tidak mau salah beli. Dan, benar-benar amati logam campuran apa saja yang ada di dalam emas perhiasan anda dan berapa prosentasinya.

 

Sekarang, mari kita membahas tentang platinum.

 

Platinum 

Apa yang membuat platinum menjadi lebih mahal daripada emas? Simple saja, alasannya, bukan karena perhiasan platinum ini lebih kinclong dibanding perhiasan emas. Namun karena sifat bahan dan aplikasinya lah yang membuat platinum lebih high-demand dan menjadi jauh lebih mahal dibanding emas. Mungkin akan terjawab jika kita membahas beberapa manfaat dan aplikasi platinum.

Manfaat dan Aplikasi Platinum

 

  1. Walaupun Emas dan Platinum sama sama tidak mudah teroksidasi, atom platinum bersifat lebih kalalytic dibanding atom emas. Sebuah lapisan emas, jika tergores (tergores disini dalam arti mikro, bukan goresan yang kasat mata), atom-atom emas ini akan benar-benar hilang, meninggalkan daerah kosong yang tidak ditempati oleh atom emas. Goresan mikro pada emas putih, jika dibiarkan kelamaan, akan menimbulkan efek kuning kumal yang kasat mata. Beda halnya dengan platinum. Jika sebuah lapisan platinum tergores (secara micro), atom-atom nya tidaklah benar benar hilang, namun cuma bergeser tempat. Artinya, atom platinum masih ada. Inilah alasan, setelah beberapa lama, sebuah perhiasan emas perlu disepuh kembali agar   tetap kelihatan mengkilat seperti baru. Untuk menyepuh emas, diperlukan      logam tambahan, sesuai dengan jenis emas apa yang anda miliki. Dalam      proses penyepuhan ini (dalam kimia disebut elektroplating), kita    benar-benar menambahkan atom baru ke emas tersebut. Biasanya, emas putih akan disepuh dengan nikel atau rhodium. Berbeda dengan platinum yang tidak perlu disepuh. Perhiasan platinum yang terlihat tidak kinclong lagi, cukup dibawa ke toko/ahli perhiasan. Disana, si ahli perhiasan cuma akan mem-polish/burnish  platinum anda, tanpa menambahkan bahan lain ke perhiasan platinum anda. Karena  sifat inilah, platinum menjadi lebih favorit dibanding emas. Perhiasan emas memang lebih murah, namun biaya pemeliharaannya akan jauh lebih besar dibanding perhiasan platinum. Jadi, jika uang anda berlebih, memang lebih baik membeli perhiasan platinum.
  2. Platinum memiliki sifat mekanik, fisik dan elektrik yang sangat menarik. Dibanding emas, Platinum lebih keras namun juga lebih mudah untuk ditempa. a). Platinum dapat ditempa seperti layaknya aluminum foil, namun lebih tipis dengan ketebalan hanya 100 atom platinum. b). Titik leleh platinum, 1768,3 OC, jauh lebih tinggi dibanding emas, hampir dua kalinya. Ini yang membuat platinum merupakan bahan favorit di laboratorium untuk studi temperatur dan tekanan tinggi. Berbeda dengan emas, Platinum pada suhu tinggi bersifat stabil. c). Campuran platinum dan cobalt akan menghasilkan salah satu magnet terkuat yang kita kenal.
  3. Di bidang surface-science, untuk mengamati singe atom, lebih sering digunakan jarum yang terbuat dari platinum. Akan lebih mudah membuat jarum platinum yang diujungnya cuma ada satu atom dibanding menggunakan jarum jenis lain. Dengan ini, resolusi data anda akan jauh lebih tinggi. Sayangnya, jarum platinum sangat lah mahal.
  4. Platinum bersifat hypoallergic. Platinum merupakan satu-satunya logam yang cocok sebagai elektroda untuk alat pemicu jantung (heart-pacemakers). Selain itu, banyak dalam kasus patah tulang, tulang disambung  menggunakan platinum
  5. Coba lihat hard disk anda, platinum banyak digunakan dalam pembuatan hard disk saat ini, karena hard disk akan lebih tahan lama.
  6. Platinum merupakan bahan non-organik yang dapat digunakan untuk terapi kanker. Cisplatin atau  cisplatinum  (cis-diamminedichloridoplatinum(II), CDDP) merupakan kemoterapi yang berbasiskan platinum. Biasanya, Cisplatin digunakan dalam terapi kanker seperti , sarcoma, carcinoma (misalnya, kanker paru-paru dan kanker ovarium), lymphoma dan sel tumor. 

 

Karena beberapa sifat-sifat inilah,
platinum menjadi logam favorit, terlebih dahulu di laboratorium untuk
kepentingan riset dan teknologi dan baru kemudian dilirik menjadi salah
satu logam favorit dalam pembuatan perhiasan. Tidak menutup kemungkinan
nantinya, para ahli perhiasan akan melirik logam lain di golongan
platinum group metals (PGMs) untuk membuat perhiasan yang lebih cantik
dan menawan.

Saya sendiri, boro-boro perhiasan platinum ataupun kartu kredit jenis platinum, cincin besi pun saya tak punya.

 

Semoga tulisan ini dapat menjadi pertimbangan saat anda memutuskan untuk membeli perhiasan emas ataupun platinum.

 

Salam Hangat,

 

Ican (DE)

 

Info tambahan:

 

1) Vickers hardness adalah salah satu metode yang digunakan untuk men-test tingkat kekerasan suatu bahan. Test ini lebih banyak dipakai karena mudah untuk dilakukan. Jika anda ingin tahu lebih banyak, tinggal Tanya oom Google, ketik: Vickers Hardness.

 

Bahan bacaan:

 

  1. Prentice Hall Lab Manual Introductory Chemistry (4th Edition), karangan C. H. Corwin. Buka bab tentang Electroplating.
  2. http://www.bookrags.com/research/platinum-woc/
  3. http://www.webelements.com
  4. masih banyak lagi, paling gampang, silahkan anda search di Oom Google

 

The Marquise du Chatelet on Women ’s Education

March 16th, 2008 by ican96

"I feel the full weight of the prejudice which so universally excludes us from sciences; it is one of the contradictions in life that has always amazed me, seeing that the law allows us to determine the fate of great nations, but that there is no place where we are trained to think.

Chatelet1
Let the reader ponder why, at no time in the course of so many centuries, a good tragedy, a good poem, a respected tale, a fine painting, a good book on physics has ever been produced by women. Why these creatures whose understanding appears in every way similar to that of men, seem to be stopped by some irresistible force, this side of a barrier. Let people give a reason, but until they do, women will have reason to protes against their education.

If i were king, I would redress an abuse which cuts back, as it were, one half of human kind. I would have women participate in all human rights, especially those of the mind, … the new education would greatly benefit the human race. Women would be worth more and men would gain something new to emulate…. I am convinced that either many women are unaware of their talentsby reason of the fault in their education or that they bury them on account of prejudice for want of intellectual courage. My own experience confirms this. Chance made me acquainted with men of letters who extended the hand of friendship  to me… I then began to believe that i was being with a mind."

Source: The marquise du Chatelet, from the preface (written about 1735)
to her translation of Bernard Mandeville’s The fable of Bees)

Facts:

1. Madame Chatelet learned physics/science autodidactically
2. She was the first person who translated Newton’s Principia
Mathematica from      Latin to French. On its publication, many
scientists at that time, praised her commentary for being clearer than
original. In it, She brings us deeply Newton’s attraction laws, the
shape of the earth and the parabolic orbits of comets.
3. She was Voltaire’s lover. it was mentioned that, after the time she
got more famous, Voltaire became jealous. Later on, she felt in love
with younger poet.

Ref:
1. SciAm, Feb 2008
2. Out of the shadows: Contributions of Twentieth-Century Women to Physics,
by Nina Byers and Gary Williams, CU Press 2006

Views from the bottom

January 29th, 2008 by ican96

Berkecimpung dengan atom, memang sangat mengasyikkan.. Anda bisa memanipulasi atom, dapat memprediksi tingkah laku molekul, dan juga bisa menyusun satu lapisan dengan atom satu persatu. Memang sangat mempesona..

Hampir setengah abad yang lalu, di tahun 1959 tepatnya pada tanggal 29 Desember, seorang Fisikawan dan peraih nobel dalam bidang teori quantum elektrodinamik memberikan sebuah kuliah ilmiah dalam rangka pertemuan komunitas Fisika Amerika (American Physical Society) di California Institute of Technology. Dalam kuliahnya tersebut Richard P. Feynman mengekspresikan sebuah ide tentang bagaimana memanipulasi dan mengontrol sebuah objek dalam skala kecil. Ketika itu ide Feynman tersebut dianggap sebagai guyonan komunitas Fisikawan dalam eranya. Namun ide Feynman menjadi bahan pemikiran serius ketika pada tahun 1981, Binnig dan Rohrer, dua ilmuwan IBM, membuat alat yang dinamakan Scanning Tunnelling Microscopy (STM), yang berbasis pada efek quantum tunnelling. Dengan menggunakan alat ini, kita benar benar bisa melihat struktur atom dan molekul, hingga dimulailah era nanoteknologi. Pada tahun 1985, Tom Newman, seorang mahasiswa program doctoral di Stanford menggunakan electron beam sebagai pena untuk menulis sebuah kalimat pada halaman pertama “A Tale of Two Cities “ buku karangan Charles Dickens dengan ukuran 1/25000 dari ukuran pena yang biasa digunakan.

Ibm_2Yang sangat mengesankan, di tahun 1989, adalah ketika tim ilmuwan IBM mampu menyusun atom Xenon satu persatu menuliskan logo perusahaannya.

 

Melihat perkembangan teknologi yang berkembang saat ini, tidak dipungkiri lagi bahwa prediksi Feynman memang menakjubkan. Teknologi saat ini berada dalam orde teknologi nano atau teknologi yang berdasarkan pada ukuran 1/1.000.000.000 m. Mengapa teknologi nano sangat penting? Secara kimiawi, atom dan molekul berada dalam orde nano dan secara ilmu Fisika atom-atom tersebut terikat secara kuat. Dengan melihat atau menginvestigasi sebuah materi ke dalam orde nano maka kita akan dapat merekayasa dan mengontrol sebuah materi menjadi suatu bahan atau mesin dalam ukuran sangat kecil. Bahkan dimungkinkan pula dengan perkembangan teknologi nano akan tercipta sebuah mesin cerdas berdimensi molekuler yang dapat bermanfaat dalam berbagai bidang seperti biologi, kimia, mikroelektronik, optik, dan sebagainya. Sebagai contoh di sini kita tinjau perkembangan teknologi elektronika, perkembangan industri elektronik dimulai ketika ditemukannya transistor oleh Bardeen, Brattain, dan Shockley pada tahun 1947 dan ditemukannya model integrated circuit atau biasa dikenal IC pertama kali oleh Jack Kilby pada tahun 1959. Kini seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi elektronik yang berdasarkan pada teknologi semikonduktor, peranan teknologi nano kian menjadi primadona ilmuwan untuk mengembangkan piranti elektronik yang super cepat. Perkembangan teknologi elektronik yang terkait pula dengan majunya teknologi nano dapat mengacu kepada hukum Moore yang menyatakan bahwa jumlah transistor pada suatu chip (IC) akan menjadi dua kali lipat dalam waktu 18-24 bulan. Perkembangan teknologi tersebut telah mampu menghasilkan sebuah komputer yang memiliki performance tinggi. Berbicara tentang teknologi komputer, kita selalu mengacu pada seberapa cepat kemampuan sebuah procesor. Procesor adalah sebuah piranti elektronik yang tersusun dari transistor di dalam sebuah sirkuit terintegrasi (IC). Berdasarkan data dari Intel.co, pada awal tahun 1980an kita mengenal komputer prosesor 286, komputer tersebut memiliki jumlah transistor kurang lebih 100.000 buah. Pada pertengahan tahun 1990an kita mengenal intel pentium II yang memiliki jumlah transistor 10 juta buah, pada tahun 2000an awal pentium IV lahir dengan jumlah transistor kurang lebih 100 juta buah,dan kini perkembangan prosesor komputer sudah dalam era dual core itanium yang menggunakan 2 buah prosesor dengan jumlah transistor kurang lebih 1 milyar buah. Semakin kecil dan semakin banyak jumlah transistor dalam chip menunjukan semakin tinggi pula kecepatan chip tersebut. Misal, dulu sebelum mengenal era pentium 4 prosesor komputer berada dalam orde Megahertz (106) dan setelah era pentium 4 prosesor sebuah komputer sudah mencapai orde Gigahertz (109 Hertz).


Cnt
Sebuah pertanyaan muncul terkait dengan ukuran nano, mengapa sesuatu yang kecil itu cepat?
Cepat disini mengacu pada waktu transit elektron di sebuah gerbang (gate) dalam transistor, misal untuk transistor berbasiskan Silicon panjang gate-nya kurang lebih 10 nm sedangkan untuk transistor berbasiskan carbon nanotube (CNT) panjang gate-nya mencapai kurang lebih 1 nm. Konsekuensi yang diperoleh dari semakin kecilnya gate sebuah transistor adalah jarak antara sumber (source) dan penguras (drain) semakin dekat maka waktu transit akan semakin cepat pula sehingga hal tersebut mempercepat kinerja dari komputer.

Hanya sekedar berbagi, inilah contoh beberapa gambar dari lab saya, dan beberapa sumber lainnya , diambil menggunakan instrumen atomic force microscopy (AFM) dan scanning tunneling microscopy (STM).

 

  Au        Au_surface02

          (1) struktur atom emas                                           (2) permukaan emas

Emas memang pantas disebut logam mulia. Sederhana saja, disimpan sampai kapanpun, nilainya tidak akan berkurang. Secara kimiawi, emas, elemen bersimbol Au (latin, Aurum: bersinar) dengan nomor atom 79 sangat susah teroksidasi. Inilah alasan mengapa emas banyak digunakan sebagai pelapis komponen elektronika. Dan emas pula yang paling banyak digunakan sebagai substrate, tempat untuk mendeposisi molekul. Seperti inilah bentuk permukaan lapisan tipis emas dan struktur atomnya (3D). Semakin rata (flat) permukaan lapisan emas yang dibuat (singe crystal), akan semakin mudah untuk meng-couple molekul dan makin mudah pula untuk mengamatinya. Harga emas single-crystal ini pun sangat mahal.

Second_prize
Gambar berikutnya, merupakan permukaan sel darah merah manusia setelah diberikan antibiok jenis peptida, Phyllomelitt
in

Pemberian antibitiok, memang memberikan efek terhadap sel darah, dimana nampak permukaan sel mengalami disrupsi.

 

Fifth_prize_2
Sekilas tampak seperti bunga. Namun, ini adalah ferrite (besi) yang dideposisi diatas permukaan silicon.
Formasi Ferrosilikon (FeSi) inilah yang berbentuk seperti bunga daisy.

 



Escheria_coli
Kalo anda mencret-mencret, bakteri inilah yang bertanggung jawab. Sekilas mirip dengan sosis, namun, ini adalah Escheria coli yang sudah dikeringkan. Ukuran satu bakteri ini kira kira 1,9 x 1 mikrometer sedang flagella-nya berukuran kira kira 30 nanometer.



Sweet_sunset
Ada gula ada semut. Begitu kata pepatah. Mungkin ada benarnya Setidaknya, mungkin karena melihat struktur kristal gula ini lah para semut menjadi terpikat.

 


 

Hutan_gundulpolymer_2
Sekilas mirip dengan hutan gundul. Ini adalah gambar 3D dari sejenis polymer (polystyrene) yang dideposisi di atas molekul bergugus asam amino pada permukaan lapisan emas Dalam kehidupan sehari-hari, anda temui banyak sekali barang yang terbuat dari polymer, seperti misalnya plastik. Namun, tujuan dari project ini adalah menciptakan smart method untuk drug delivery sistem, yaitu, dimana nantinya, sebuah obat, akan dibawa masuk ke dalam tubuh manusia oleh semacam nano-mesin/nanobot, sehingga obat tersebut hanya akan sampai pada daerah/sel/jaringan yang terinfkesi tanpa mengganggu sel sehat lainnya.


Teknologi nano selain berperanan besar dalam industri elektronik juga sangat bermanfaat dalam perkembangan teknologi lainnya. Diantara manfaat dari teknologi nano adalah untuk meningkatkan kualitas sel surya dengan menggunakan carbon nanotube, membuat nanobiosensor untuk mengontrol kadar gula dalam darah, membangun chip dari bahan organic (molekuler), fabrikasi DNA, RNA untuk rekayasa genetika, dll. Namun, layaknya ilmu pengetahuan dan teknologi, bidang inipun memberikan implikasi yang besar di bidang moral dan etika. Saya hanya berharap, apapun hasil yang ditemukan oleh ilmuwan dari lab-nya, adalah selalu beranjak dari niat yang tulus, yaitu untuk membantu dan meningkatkan kualitas hidup umat manusia.

 

Salam Hangat,

 

Ican (DE)

Iwan (SQ)

 

Sumber photo:

Photo-photo diatas, selain hasil lab saya, juga beberapa yang saya ambil dari internet (www.nanotec.es) dan wikipedia (gambar nanotubes)

Blu-Ray Disc

January 26th, 2008 by ican96
 

200pxbluray_disc_bdre_4
Akhir pekan lalu, ketika berada di sebuah toko elektronik,
mata saya tertumbuk pada sebuah cakram data jenis baru, Blu-ray disc (BD/keping
biru). Terlihat beberapa laptop pun sudah menggunakan BD-player, bukan lagi
CD/DVD player. O la la.. masih teringat segar dalam ingatan, di penghujung tahun 2004, seorang ilmuwan
dari perusahaan elektronik terkemuka, memberikan pencerahan tentang pembuatan cakram
data jenis baru, yang menggunakan laser biru. Saat itu ditunjukkan juga sebuah
prototype awal dari keping biru (BD). Benar sekali, penamaan keping biru (BD)
ini pun berasal dari warna laser yang digunakan untuk menulis data, dengan
panjang gelombang 450 nanometer (nm). Saat itu, satu keping disc yang
ditampilkan, mampu menyimpan data sebanyak 40 gigabyte (GB). Muncul lagi sebuah
revolusi baru dalam bidang elektronik .

Sebenarnya, saat ini kita semua tentunya sudah sangat
mengenal compact disc (CD) dan digital video disc (DVD). Bila anda potong
sebuah CD/DVD/BD, dan anda lihat dengan sebuah mikroskop optik, akan terlihat
bahwa

 

Dvdlayers02_4baik CD, DVD maupun BD terdiri daribeberapa lapisan plastik
polymer yang disebut polykarbonat, dan total ketebalan keping data ini biasanya
sekitar 1.2 milimeter. Semua keping cakram ini merupakan jenis optical data
storage. Jadi, data yang disimpan dan dibaca menggunakan cara optik.

Dvdpitsjpg_4
Layaknya sebuah pena, Laser-lah yang digunakan untuk bisa
menulis dan membaca diatas keping cakram ini. Data disimpan di dalam bagian
yang disebut Pit. Bagian pit
yang dibaca oleh Laser biasanya disebut Bump.
Lapisan
polykarbonat inilah yang melindungi pit yang berada di bawahnya. Biasanya, jika
CD atau DVD anda tergores cukup dalam, besar kemungkinan tidak dapat digunakan
lagi sebab Pit yang berada di bawah lapisan pelindung ini ikut rusak.

Bluray6_3

Untuk menulis
diatas keping cakram ini, digunakan laser merah dengan panjang gelombang 780 nanometer
(nm) untuk CD dan 650nm untuk DVD. Keping Biru/BD menggunakan laser biru dengan
panjang gelombang 450nm Jadi, semakin pendek gelombang laser yang digunakan,
semakin kecil pitch yang dibutuhkan, artinya, semakin banyak jumlah data yang
dapat disimpan.

Sebuah BD (single-layer)
dapat menyimpan data sebesar 25 GB, bandingkan dengan sebuah DVD yang hanya 4.7
GB. Dan jangan bandingkan dengan sebuah CD yang maksimal hanya mampu menyimpan
data sebesar 800 megabyte (MB).

 

 

Bluray4_1

Selain itu,
kelebihan keping biru ini juga terletk pada lapisan pelindung-nya. Konon,
digunakan polymer jenis baru, sehingga lapisan ini tidak mudah tergores seperti
layaknya keping CD dan DVD. Menurut info yang saya baca dari internet, rumah
produksi film porno merupakan salah satu pemakai BD terbesar. Alasan mereka,
semakin banyak film yang bisa disimpan dalam satu keping sehingga pelanggan pun
terpuaskan. Alamaaakkk…

Sayangnya, satu
keping BD kosong masih terasa mahal, sekitar 25 € atau 45US$, bandingkan dengan
satu bundelan 25 keping DVD kosong (4.7GB) seharga 12€. Dan harga sebuah
BD-player pun sangat jauh lebih mahal daripada sebuah DVD-player. Mata sayapun
tertumbuk pada harga yang terpampang untuk sebuah laptop dengan internal
BD-player didalam nya, Bah, lebih dari 2500€. Pheww, .bagi saya, toch dengan CD
atau DVD pun saya sudah cukup puas.

 

Salam
Hangat,

 

ican  (20.01.2008)

 

-dari
berbagai sumber-

Rosalind Franklin, Mother of the DNA structure

October 29th, 2007 by ican96

Who? James Watson.

Oh, once again, what did you say? James Watson, father of DNA structure.

Oh.. are you kidding? come on guys… every body should know that it was not (James) Watson and (Francis) Crick who discovered the DNA helix structure, instead, it was Rosalind Franklin and her student, Raymond Gosling, who first discovered the double helix structure of (sodium salt) DNA.

This X-ray diffraction image of DNA, worldknown as photograph 51, was taken by Rosalind Franklin while she was working at King’s College London in January 1953. Almost at the same time in February 1953 Francis Crick and James D. Watson of the Cavendish Laboratory in Cambridge University started to build a model of the B form of DNA using similar data to that available to the team at King’s. Model building had been applied successfully in the elucidation of the structure of the alpha helix by Linus Pauling in 1951. However, this theoretical model was opposed by Rosalind, taking the view that building a model was only to be undertaken after the structure was known. Watson and Crick then indirectly obtained a prepublication version of Franklin’s DNA X-ray diffraction data (without her knowledge), and a prepublication manuscript by Pauling and Corey, giving them critical insights into the DNA structure. Later on, it was known that  Maurice Wilkins  had shown Watson the photograph-51 without Rosalind Franklin’s knowledge. This led Rosalind a decision to leave King’s College London. Wilkins expressed his great regret afterward.

There is no doubt that Rosalind Franklin’s experimental data were used by Crick and Watson to build their model of DNA in 1953.  Unfortunately, because Rosalind Franklin had died in 1958 she was not eligible for nomination to the Nobel Prize subsequently awarded to Crick, Watson, and Wilkins in 1962.

However, Rosalind Franklin will always be remembered as one of the greatest (women) in science, along with Madame Curie and Guppert-Meyer, while Watson, with his nasty statements (the last he mentioned that Black people are genetically inferior), i believe, more will be remembered as a man who experiences a post power syndrome.

Bielefeld, 30.10.2007

in a room at the bottom

begadang

September 27th, 2007 by ican96

begadang..

gubrak… jam 3 pagi… lab tetep rame… sialan, deadline tgl 1 oktober.. padahal udah mo jalan jalan nih weekend…

ngukur lagi aaahhhh…

The problem is…

September 26th, 2007 by ican96

The problem is,

When you heard about May 98, again and again. You’ll get sick of it. I do not have to say and make announcement to the world that some of my close-relatives got affected. No way!

Of course, we should not forget it. It’s a wound, a scar on the face of the history of our nation. Perhaps, only time can heal it. We SHOULD not forget any Human-Rights violations and abuses occurred in Indonesia. You name it, from Kedung Ombo, Tj. Priok, May’98 to Munir’s case. Justice is a Justice. Let’s do it in a good and proper way.  When you think something is wrong,  let fix it. Let’s the things right, fixed and done. Believe in ourselves that whatever we are now doing, will have great impacts. Perhaps not now, not 5, of 10 years. But, I do not mind, since I will have a better indonesia for our future children.

As my parents always tell me, when you face a problem, come and sit and try to fix it.

I do love Indonesia.

Bielefeld, 26.09.2007

Pindang Ikan Patin

September 17th, 2007 by ican96

oiii.. cacam.. alangke lemaknyo..pas lagi ngenet.. nemu resep ikan patin.. buat yg punyo resep, sorry bae, aku copy paste disini.. kagek, kau kubuatin bae yeee..buat makan malem setelah buko puaso… cihuyyy…lemak nian oooiii…

PINDANG IKAN PATIN

Bahan:

1 kg ikan patin, siangi, cuci bersih, potong2x, lumuri dgn 1 sdm air jeruknipis ± 15 menit, tiriskan.
3 btg serai, memarkan
3 lbr daun salam
                                                   
5 cm jahe, memarkan
3 buah tomat merah, belah 4
5 buah tomat hijau, belah 4
2 buah cabai merah, iris halus ± 2 cm
15 buah cabai rawit utuh
25 gr daun kemangi
3 sdm air asam
                                                   
2 sdm kecap manis
2 sdm gula merah
Garam secukupnya
Gula secukupnya

Bahan Yang Dihaluskan:
5 buah cabai merah
6 siung bawang putih
6 buah bawang merah
                                                   

Cara Membuat:
Rebus bumbu halus, daun salam, serai, jahe, lengkuas dalam panci berisi 1250 cc air, dengan api sedang.

Masukkan ikan dan bahan lainnya, beri garam sesuai selera hingga terasa asam, manis, dan pedas. masak hingga matang.

=========

Selamat ‘Nyubo bae…